Sejarah

Dispora Dari Masa Ke Masa

SEJARAH SINGKAT DINAS OLAHRAGA DAN PEMUDA PROVINSI JAWA BARAT

Yang Menjadi Dasar Dibentuknya Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Jawa Barat adalahsebagai beriku :

  1. Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun2005 Nomor 89, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4535);
  2. Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan. 
  3. Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2005 tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 165, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4593);
  4. Peraturan Pemerintah Nomor 16Tahun 2007 tentang Penyelenggaraan Olahraga (Lembaran Negara Republik IndonesiaTahun 2007 Nomor 35, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4702);
  5. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Provinsi dan Pemeritahan Daerah Kabupaten/Kota (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4737);
  6. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 57 Tahun 2007 tentang Petunjuk Teknis Penataan Organisasi Perangkat Daerah;
  7. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 10 Tahun 2008 tentang Urusan Pemerintahan Provinsi Jawa Barat (Lembaran Daerah Tahun 2008 Nomor 9 Seri D, Tambahan Lembaran Daerah Nomor 46); 
  8. Peraturan Daerah Provinsi JawaBarat Nomor 21 Tahun 2008 tentang Dinas Daerah Provinsi Jawa Barat (Lembaran Daerah Tahun 2008 Nomor 20 Seri D, Tambahan Lembaran Daerah Nomor 55); 

SOPD Dinas Olahraga dan Pemuda pada Pemerintah Provinsi Jawa Barat tergolong masih muda karena baru lahir sejak tanggal 24 Oktober 2008 seiring dengan ditetapkannya Peraturan Daerah nomor 21 tentang SOPD oleh DPRD Jawa Barat. Kelahiran Dinas Olahraga dan Pemuda ini tercatat dalam Lembaran Daerah. Sebelum Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Jawa Barat di bentuk, kegiatan pembangunan Olahraga dan Pemuda di Jawa Barat terus berjalan seiring dengan tuntutan nasional dan kebutuhan layanan kepada masyarakat.

Bidang keolahragaan dan Kepemudaan terpenggal-penggal dalam berbagai bentuk kegiatan di dalam struktur birokrasi pemerintahan, yaitu seperti: Pengembangan Sosial Setda Provinsi Jawa Barat setingkat eselon IV, tepatnya menjadi wilayah garapan Subag P30 (Pemberdayaan Perempuan, Pemuda dan Olahraga), Badan Pemberdayaan Masyarakat Daerah, dan Dinas Pendidikan. Oleh karena itu, program kegiatannya lebih mengemuka berkaitan dengan fasilitasi kegiatan kepemudaan dan keolahragaan yang tumbuh dan berkembang di masyarakat (P30),fasilitasi kebutuhan pengembangan olahraga di masyarakat tanpa program khusus (BPMD), dan fasilitasi pembinaan dan pengembangan olahraga pelajar (Disdik).

Dalam posisi seperti ini, dapat dikatakan Jawa Barat telah kehilangan peluang beberapa puluh tahun ke belakang, karena belum adanya Lembaga yang secara khusus menangani Pembangunan Olahraga dan Pemuda, sehingga pembangunan Olahraga dan Pemuda, baik pada sisi perencanaan, pelaksanaan, maupun evaluasi belum bisa dilaksanakan secara terintegrasi. Kehadiran Dinas Olahraga dan Pemuda di Jawa Barat diharapkan mampu menintegritaskan Pembangunan Olahraga dan Pemuda di Jawa Barat.

 

Polling

Rumput GBLA Belum Layak. bagaimana pendapat anda ?

39 point
16 point
8 point
5 point

Facebook

Instagram

@disporajabar